Sesungguhnya Allah memerintah kamu supaya menyerahkan segala amanah kepada yang berhak menerimanya.
An-Nisa':58

Thursday, 10 June 2010

9 Orang Warga Turki Gugur, Adakah Ini Juga Terancang?

Seperti ada yang tak kena dengan serangan itu, sebabnya diorang macam tau2 je malaysia ni sekutu mereka...haha

Dari Hasil Autopsi
Relawan Ditembak Sebanyak 30 Kali

TURKI,(GM)-
Sembilan aktivis dari Turki yang tewas dalam insiden penembakan tentara Israel di kapal kemanusiaan Mavi Marmara ditembak sebanyak 30 kali. Lima korban tewas di antaranya tertembak tepat di bagian kepala.

Demikian hasil autopsi Dewan Kedokteran Forensik Turki yang telah dikeluarkan Jumat (4/6) waktu setempat.

Wakil Ketua Dewan Kedokteran Forensik Turki, Yalcin Buyuk mengatakan, hasil autopsi menunjukkan, sebagian besar aktivis ditembak dari jarak dekat dengan peluru 9 milimeter.

Dari hasil autopsi juga diketahui, seorang pria berusia 60 tahun, Ibrahim Bilgen, ditembak 4 kali, yakni di bagian pelipis, dada, pinggul, dan punggung. Sedangkan seorang pemuda Amerika Serikat berusia 19 tahun, Fulkan Dogan, ditembak 5 kali dari jarak kurang dari 45 cm. Fulkan ditembak di bagian wajah, belakang kepala, dua kali di kaki, dan sekali di punggung.

Sementara dua pria lainnya ditembak 4 kali. Lalu 5 korban tewas lainnya ditembak di belakang kepala dan punggung. Yalcin mengatakan, ada 48 korban lainnya yang juga menderita luka tembak, sedangkan 6 aktivis masih dinyatakan hilang.

Kapal Mavi Marmara membawa sekitar 700 relawan dari banyak negara. Sedikitnya 19 orang dinyatakan tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden berdarah tersebut.

Sementara itu, Israel menegaskan sikapnya soal kapal Rachel Corrie. Semua bantuan kemanusiaan dan para relawan yang mencoba masuk jalur Gaza akan diblokir. Hal ini diutarakan Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, Jumat (4/6).

Aksi penghadangan ini kemungkinan besar akan mengulang peristiwa berdarah yang terjadi pada kapal kemanusiaan yang pertama. Saat itu, 9 orang aktivis Turki meninggal dunia.

"Kami akan hentikan kapal itu dan kapal lain yang mencoba masuk untuk mengancam wilayah kedaulatan Israel. Tidak ada kesempatan bagi kapal Rachel Corrie bisa masuk Gaza," ucap Lieberman. (detik.com)**

No comments: